PEDULIRAKYAT.CO.ID, JAKARTA — Tim PELTI Jawa Barat mencetak sejarah baru dengan berhasil melaju ke babak final Kejuaraan Nasional Antar Pengurus PELTI se-Indonesia. Kompetisi bergengsi ini akan berlangsung pada 18-20 Januari 2025.

Di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Umum PELTI Jawa Barat, Andi Fajar Asti, tim mampu menunjukkan performa terbaik dengan mengalahkan sejumlah tim kuat dari Jawa Timur, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan DKI Jakarta dalam Kejuaraan Nasional Antar Pengurus dan KU 16 Zona 3 Jawa.

Pada kategori antar pengurus, tim PELTI Jawa Barat keluar sebagai pemuncak klasemen, diikuti oleh Jawa Tengah di peringkat kedua, Jawa Timur di peringkat ketiga, Banten di posisi keempat, DKI Jakarta di peringkat kelima, dan DI Yogyakarta di posisi terakhir.

Sementara itu, di kategori KU 16, Banten meraih peringkat pertama, disusul Jawa Tengah di posisi kedua, dan Jawa Barat berada di peringkat ketiga.

Keberhasilan ini menjadi bukti kepemimpinan Andi Fajar Asti yang mampu menyatukan potensi para atlet di Jawa Barat. Dengan tangan dinginnya, Andi hanya memerlukan waktu satu bulan untuk mengonsolidasikan pengurus dan pemain dari berbagai daerah di Jawa Barat. “Kami fokus pada pembinaan dan peningkatan sinergi antara pengurus dan atlet. Hasil ini adalah kerja keras seluruh tim,” ujar Andi Fajar Asti kepada awak media, Senin (16/12/2024).

Namun, perjalanan Andi dalam memimpin PELTI Jawa Barat tidak selalu mulus. Sebelum menjabat sebagai PLT Ketua Umum, ia menghadapi penolakan dari sejumlah pihak yang ingin mempertahankan status quo.

“Ada oknum-oknum yang enggan melepaskan jabatan, meski masa kepengurusan seharusnya berakhir pada Maret 2024. Kondisi ini merusak sistem organisasi dan menghambat pembinaan atlet,” tambahnya.

Bahkan, absennya medali emas untuk tenis Jawa Barat di PON Aceh menjadi bukti nyata dampak negatif dari stagnasi tersebut.

Andi menegaskan pentingnya regenerasi dalam kepengurusan PELTI Jawa Barat. Menurutnya, organisasi memerlukan figur-figur baru yang memiliki komitmen tinggi untuk membina atlet, visi besar untuk memajukan tenis, serta kesediaan berkorban baik waktu, tenaga, maupun materi.

“Hanya dengan pengorbanan dan visi yang jelas, tenis Jawa Barat bisa kembali berjaya di tingkat nasional,” tutupnya.

Diketahui, bahwa keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan tenis Jawa Barat berada di jalur yang tepat. Dengan semangat baru dan kepemimpinan Andi Fajar Asti, harapan untuk meraih prestasi lebih tinggi semakin terbuka lebar.

Stay connect With Us :