PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Aliansi Gerakan Social Control turun aksi demonstrasi di beberapa titik yaitu, Kantor Polres Bulukumba, Kantor Lantas Polres Bulukumba dan kantor PT. POS Bulukumba, Selasa (12/4/2022).
Salah satu yang tergabung di aliansi tersebut yaitu, Yusran Palagai mengatakan bahwa harusnya pihak Polres Bulukumba dalam hal ini Kasat Lantas memberikan transparansi terhadap orang yang mau mengurus SIM.
“Perlu saya sampaikan bahwa harusnya pihak Polres dalam hal ini Kasat Lantas memberikan transparansi terhadap orang yang mau mengurus SIM. Agar mereka tahu berapa mereka yang bayar sesuai aturan yang berlaku,” kata Yusran.
Adapun tuntutan Aliansi Gerakan Social Control sebagai berikut:
1. Mendesak Kasat Lantas Bulukumba untuk tegas menindak para pelanggar Lalulintas dan tidak terkesan diskriminatif terhadap pelaku sesuai UU No 22 Tahun 2019 Pasal 281 (Anak dibawah umur SMP/SMA).
2. Meminta Kasat Lantas untuk transparan mengenai harga SIM sesuai UU No. 5 Tahun 2001 tentang Penerbitan dan penandaan SIM. Serta PP No. 76 Tahun 2020 administrasi biaya pembuatan SIM.
3. Meminta Klarifikasi kepada PT. POS terkait adanya sejumlah KPM yang belum menerima haknya.
4. Meminta Klarifikasi kepada PT.POS terkait adanya sejumlah penerima manfaat tidak tepat sasaran.
Selain itu, redaksi media pedulirakyat.co.id berusaha menghubungi pihak Polres dan pihak PT. Pos, namun belum berhasil. Sehingga berita ini diterbitkan.


Tinggalkan Balasan