PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA – Komunitas Pemuda Kampung (KOMPAK) Bontoa Dusun Batunilamung Desa Jojjolo Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba, kembali memperbaiki jalalan rusak parah di Kampung Bontoa Bulukumba, Minngu (28/3/2021) kemarin.

Tokoh masyarakat Kampung Bontoa, Ahmad mengatakan, gotong-royong kembali dilaksanakan karena kesepakatan Minggu lalau waktu selesai tanam pohon pisang di jalanan rusak parah.

“Bahwa Minggu depannya kita akan kembali perbaiki jalanan, kita bukan saja pintar tanam pisang di jalanan tapi kita betul-betul ingin diperbaiki jalanan ini. Karena kami lakukan tanam pisang di jalanan hanya ingin diprioritaskan jalanan kami untuk pengaspalan. Tanam pisang di jalanan hanya sebagai bentuk kekecewaan kami terhadap pemerintah hanya dijanji terus,” kata Ahmad.

Sementara itu, Pemuda Kampung Bontoa Sultan mengungkapkan, inilah langkah awal yang dilakukan Pemuda Kampung Bontoa bersama warga Kampung Bontoa dengan cara gotong-royong agar ada perubahaan jalanan rusak yang setiap harinya dilewati. Karena memang di Kampung Bontoa sangat dibutuhkan pengaspalan 2021 ini, dan sering kali diusulkan di Musrembang tapi sampai hari ini belum terialisasi.

“Sehingga kami mengharapkan kepada pemerintah daerah agar memprioritaskan pengaspalan di tahun 2021 ini, atau kalau tidak bisa di tahun 2021 ini bagaimana caranya bisa diprioritaskan tahun 2022. Kepada anggota DPRD yang terhormat, khususnya dapil 3 Bulukumpa-Rilau Ale agar memperjuangkan Kampung kami Bontoa yang puluhan tahun rusak parah, ruas Kabupaten Aknisia Desa Jojjolo Dusun Lembang dan Dusun Batunilamung,” ungkap Sultan.

Selain itu, Asdar hadir di lokasi gotong-royong ia selaku BPD Desa Jojjolo menyampaikan, bahwa seharusnya pengaspalan di tahun 2021 ruas Kabupaten Aknisia Desa Jojjolo masuk prioritas. Karena lanjutan pengaspalan di tahun 2020, juga pada Musrembang Kecamatan ruas Aknisia Desa Jojjlo masuk prioritas anggaran 2021.

“Kami selaku BPD Desa Jojjolo yang juga selaku tim delegasi Kabupaten Musremban 2020, bahwa seharusnya pengasapalan tahun 2021 ini masuk di ruas Aknisia Desa Jojjolo. Karena sebagai pengasapalan lanjutan dari tahun 2020, dan juga saya selaku tim delegasi Musrembang Kabupaten 2020 mengusulkan dan diterima, bahwa pengaspalan ruas Aknisia Desa Jojjolo masuk prioritas 2021. Kenapa bisa hilang? Ini kan permainan anggota DPR dan Bupati serta OPD, dan memang saya sayangkan kepada anggota DPRD khususnya dapil 3. Karena pada saat Musrembang waktu itu hanya 1-2 orang hadir, seharusnya hadir semua untuk mengawal aspirasi masyarakat,” tegas Asdar. (BL/RedaksiPeduli).

Stay connect With Us :