PEDULIRAKYAT.CO.ID, JAKARTA — DPR RI gelar Rapat Paripurna agenda ke-4 pengambilan keputusan mengenai RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2021 di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (6/9/2022) kemarin.
Selah interupsi dilontarkan, tak tanggung-tanggung, seluruh anggota fraksi PKS ramai-ramai memilih walk out atau angkat kaki dari Rapat Paripurna, dipimpin langsung Ketua DPR RI, Puan Maharani,
Mulyanto selaku perwakilan Faaksi PKS soal partai yang berdiri bersama rakyat, Puan Maharani tak memberi tanggapan apa-apa.
Puan justru meminta persetujuan forum untuk menuntaskan terlebih dulu mengenai pengesahan RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN 2021.
“Kita lanjutkan ya.. kita dengarkan dulu pendapat akhir Presiden. Untuk interupsi nanti saya meminta persetujuannya setelah pendapat akhir Presiden,” ucap Puan.
Diketahui, pendapat akhir Presiden soal RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN 2021 diwakilkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam rapat. Puan tampak mengetok palu untuk menyetujui RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN TA 2021, yang kemudian akan disahkan sebagai undang-undang.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani maju ke depan mimbar, perwakilan PKS, Mulyanto mengajukan interupsi. Setelah dipersilakan, Mulyanto menyampaikan bahwa atas nama Fraksi PKS untuk tolak naiknya harga BBM subsidi, yang ditetapkan 3 September 2022 itu.
“Kami ingin menyampaikan aspirasi masyarakat melalui PKS, dengan ini kami menyatakan bahwa Fraksi PKS menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, karena ini jelas-jelas memberatkan masyarakat,” tegas Mulyanto, sesuai video yang tersebar dikutip pedulirakyat.co.id, Rabu (7/9/2022).
“Hari ini di depan Gedung DPR demo terus menerus dilaksanakan oleh masyarakat. Kami mendukung demo-demo masyarakat atas penolakkan itu,” tambahnya.
Mulyanto mengakhiri interupsinya dengan satu kalimat suaranya, begitu besar. “Karenanya, dengan ini kami, fFaksi PKS, menyatakan Walk Out (keluar) dari forum ini! Demikian terima kasih!,” kata dia tegas.
Diketahui, usai menyatakan Walk Out (keluar) itu, Mulyanto menyelesaikan interupsinya, seluruh anggota Fraksi PKS di ruang rapat langsung berdiri sambil mengangkat kertas dengan tulisan seragam, dengan tertulis PKS tolak kenaikan harga BBM.


Tinggalkan Balasan