PEDULIRAKYAT.CO.ID, BALIKPAPAN — Dugaan kelalaiaan petugas menjadi Ribuan penumpang KM Bukit Siguntang terlantar di Pelabuhan Semayang Balikpapan terkait pelayanan tiket penumpang yang masih amburadul, Kamis (16-07-2026).

Diketahui, bahwa ‎pelayanan tiket kapal pada arus balik tujuan Balikpapan, Parepare, Makassar Lembata harus antri berjam-jam bahkan menginap di terminal penumpang demi mendapatkan tiket.

Sebagian besar penumpang mengaku sudah berada di pelabuhan sejak sehari Sebelumnya. Namun, hingga Kamis pagi belum ada kepastian untuk mendapatkan tiket.

‎K.M Siguntang di jadwalkan berangkat pada 16 juli pukul 09.00 WITA. Namun sebelum 3 Minggu, tiket sudah di borong habis tanpa sisa.

Ribuan penumpang yang masih memaksakan diri berangkat di karenakan ada informasi, bahwa akan ada tiket tambahan berupa non seat. Harapan itu pun muncul dan berani memesan tiket dengan jumlah banyak dan bahkan rela mengantri berjam-jam.

‎Kondisi ini membuat para penumpang terpaksa bertahan di ruang tunggu, sambil menunggu kepastian bahkan tidur di terminal sambil menunggu kepastian tiket.

‎Dengan minimnya informasi dari pihak terkait turut memperparah situasi, terutama bagi penumpang yang datang dari luar daerah.

‎Kejadian tersebut sontak membuat para calon penumpang mengamuk depan Pelni.

‎Peristiwa ini menjadi perhatian penting bagi pengelola transportasi laut untuk meningkatkan pelayanan, terutama dalam hal informasi.

Suasana saat penumpang ada di kantor Pelni Balikpapan

Persoalan tersebut, Rendy Putra Ketua DPW Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Kaltim angkat bicara, ia menyampaikan bahwa atas kejadian tersebut sangat disayangkan.

“Maka dari itu, kami dari PGK Kaltim mendesak agar mencopot Kepala Pelni Balikpapan. Karena sangat merugikan banyak orang,” kata Rendy dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).

“Untuk kepentingan orang banyak, maka pihak Pelni Balikpapan, jangan bermain-main soal pelayanan. Kami berharap agar pelayanan Pelni Balikpapan agar diperbaiki supaya tidak ada orang dirugikan,” tegasnya.

Selain itu, redaksi pedulirakyat.co.id berusaha konfirmasi langsung pihak Pelni Balikpapan namun belum ada keterangan resminya. Sehingga berita ini diterbitkan.

Stay connect With Us :