PEDULIRAKYAT.CO.ID, GORONTALO — Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo Prof. Abd. Kadim Masaong memberi arahan dihadapan 24 calon mahasiswa Program Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM). Dari 24 calon mahasiswa akan mengikuti test pengetahuan dasar bahasa arab dan wawancara dari Pengelola untuk nantinya diumumkan 20 orang kuota yang diterima jadi mahasantri di Gedung LPPM UMGO, Senin (27/9/2021).
Prof. Abd. Kadim Masaong menyampaikan, menjadi Ulama syaratnya harus ada kesiapan fisik dan mental serta keinginan kuat untuk belajar. Dimana belajar di PUTM lebih banyak jam pelajarannya dibanding mahasiswa pada umumnya, disini akan belajar memahami Al Qur’an dan Hadis secara mendalam.
“Perlu kita ketahui bernama bahwa syarat untuk masuk PUTM menandatangani untuk tidak bersedia jadi PNS nantinya. Ulama bisa hidup dan rezekinya dijamin Allah, harus jadi petarung dan pejuang, jiwa petarung tidak ada kata mundur dalam pikirannya,harus mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Prof. Kadim.
“Alhamdulillah untuk angkatan Pertama gratis, SPP dan Asrama digratiskan kampus dan untuk makan dan minum sehari- hari dibiayai oleh Persyarikatan Muhammadiyah lewat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Gorontalo, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Seluruh Anggota persyarikatan yang ingin berifaq untuk pengembangan Ulama Muhammdiyah kedepan,” tambahnya.
Sementara itu, Dr.Rulyjanto Podungge,Lc,M.Hi yang dipercayakan sebagai Direktur PUTM, Alumni Mesir yang juga sekretaris Majelis Tabligh dan Tarjih PWM Gorontalo, ia mengungkapkan ahlan wasahlan kepada calon mahasiswa yang mau bergabung di PUTM.
“Masyarakat Modern yang menurut pengamatan orang akan jauh dari agama ternyata semakin modern masyarakat semakin membutuhkan nilai- nilai spiritual. Dan Alhamdulillah kampus buka dan mengratiskan dan itu perlu disyukuri,” ungkapnya.
Diketahui, hadir dalam Pertemuan Wakil Rektor 3 Dr. Apris ara Tilome selaku penanggung jawab Program PUTM dan Tim Seleksi ujian Bahasa arab dan Wawancara, Direktur PUTM Dr.Rulyjanto Podungge,Lc,M.Hi, Wakil Rektor 2 Dr. Salahudin Pakaya,MH, Ketua BPH Drs.H.Yusnan J. Ekie,M.Pd.


Tinggalkan Balasan