PSI Tidak Memotong Gaji Kadernya yang Terpilih Menjadi Anggota DPRD

102

Jakarta. PeduliRakyat.co.id  – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merupakan salah satu partai politik yang memang selalu ingin menampakkan  gaun yang berbeda denga  partai politik lainnya. Salah satunya Partai yang berlambangkan kepalan tangan dan mawar ini mengeluarkan kebijakan tidak akan memotong gaji kadernya yang duduk sebagai anggota legislatif. Sebab, PSI menetapkan standar kinerja yang tinggi kepada setiap kadernya yang duduk sebagai anggota legislatif, serta PSI tidak segan memecat kadernya apabila ada kadernya kedapatan berkinerja buruk atau melakukan tindakan korupsi.

Sebagaimana pernyataan ketua umum PSI Grace Natalie yang dikutip dalam Beritasatu.com yang menegaskan bahwa “Kami (PSI) tidak akan memotong gaji kader-kader yang duduk di DPRD, sebagaimana dilakukan sejumlah partai lain. Ini kami lakukan karena kami memberikan standar kinerja yang sangat tinggi, yang harus mereka penuhi,”

Lebih lanjut Grace menjelaskan, cara ini ditempuh untuk mengindarkan kadernya yang duduk di parlemen berpikir soal bagaimana mencari dana untuk partainya. Sebagai gantinya, PSI memilih cara penggalangan dana dari publik. Sebab, cara seperti ini juga untuk mendorong partisipasi publik di bidang politik.

Selain tidak membebani kadernya di parlemen, PSI juga menolak pin emas bagi setiap anggota DPRD. Menurut Grace pin emas ini suatu bentuk pemborosan, sebab nilainya mencapai Rp 1,3 miliar untuk seluruh anggota DPRD.

Kedepan, lanjut  Grace partainya akan mendorong politik kembali ke kitahnya, yakni melayani publik. “Kami akan memberikan standar baru dalam kinerja di Dewan. Yang biasa harus dilakukan anggota Dewan adalah bukan bolos, tidur, dan boros. Kami akan wajibkan kader kami di DPRD untuk melaporkan kepada publik, sebagai bukti bahwa mereka adalah pelayan masyarakat,” paparnya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here