PEDULIRAKYAT.CO.ID, OKU TIMUR — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) OKU Timur menggelar Musyawarah Cabang (Musycab) ke-3 di Sekretariat Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), Desa Karang Tengah, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, Jumat (25/9/2026).
Mengusung tema “Membentuk Kepemimpinan Baru untuk IMM yang Lebih Progresif”, Musycab menjadi forum konsolidasi sekaligus ruang regenerasi kader untuk mengevaluasi perjalanan organisasi dan merumuskan arah gerakan pada periode berikutnya.
Lima komisariat mengikuti agenda tersebut, yakni IMM Djazman Al-Kindi, IMM An-Nafi, IMM Al-Fazza, IMM Ali bin Abi Thalib, dan IMM Stiper Belitang.
Ketua Pelaksana Musycab III, Muhammad Rohman Hidayatullah, mengatakan forum tersebut merupakan bagian dari proses keberlanjutan kaderisasi di tubuh IMM OKU Timur.
“Alhamdulillah, Musycab ke-3 dapat terlaksana. Semoga forum ini menghasilkan kepemimpinan baru yang amanah, progresif, dan mampu membawa IMM OKU Timur semakin maju,” ujarnya.
Regenerasi dan Keberlanjutan Organisasi
Ketua Umum PC IMM OKU Timur Periode 2025–2026, Redi Dwi Anggara, menilai pergantian kepemimpinan harus menjadi bagian dari proses evaluasi dan keberlanjutan organisasi.
“Musycab ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi ruang evaluasi dan konsolidasi untuk memastikan IMM OKU Timur terus bergerak dan berkembang. Saya berharap kepemimpinan berikutnya dapat melanjutkan hal-hal baik yang telah dibangun sekaligus menghadirkan gagasan baru yang lebih progresif,” katanya.
Ia berharap kepemimpinan baru mampu menjaga kesinambungan program, memperkuat komunikasi antarkader, serta membuka ruang bagi lahirnya inovasi baru di lingkungan IMM OKU Timur.
PDM Tekankan Karakter Kepemimpinan
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) OKU Timur, H. Prioyitno, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Musycab sekaligus mengingatkan kader mengenai pentingnya keberhasilan proses kaderisasi.
“Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses kaderisasi. Suksesi dikatakan berhasil apabila kader pengganti mampu menjalankan roda organisasi lebih baik dan lebih sukses dari periode sebelumnya,” ujarnya.
Menurutnya, kepemimpinan progresif harus dibangun dengan karakter siddiq, tabligh, fathanah, dan amanah. Ia juga mendorong kader IMM untuk memperkuat wawasan keislaman dan kemuhammadiyahan melalui keterlibatan dalam pengajian rutin PDM OKU Timur.
“Kader IMM harus memperkuat keislaman dan kemuhammadiyahan dengan ikut serta dalam pengajian rutin PDM OKU Timur,” pesannya.
Aisyiyah Dorong Kader Berkontribusi
Sementara itu, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) OKU Timur yang diwakili Sekretaris Ratih, mengapresiasi Musycab sebagai bagian dari penguatan kaderisasi dan estafet perjuangan Muhammadiyah.
“Musycab bukan hanya tentang pergantian kepemimpinan, tetapi juga bagaimana melanjutkan estafet perjuangan dan menghadirkan kader-kader yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi Muhammadiyah dan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kader IMM terus meningkatkan kapasitas, menjaga nilai keislaman dan kemuhammadiyahan, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di masyarakat.
DPD IMM Sumsel Beri Penguatan
Ketua DPD IMM Sumatera Selatan M. Wahyu Nugroho, melalui Ketua Bidang IMMawati Riska Febriyanti, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musycab III PC IMM OKU Timur.
“Musycab merupakan momentum penting dalam regenerasi dan penguatan organisasi. Kami berharap kepemimpinan yang terpilih mampu membawa IMM OKU Timur semakin progresif, memperkuat kaderisasi, serta terus berkontribusi bagi Muhammadiyah dan masyarakat,” ujar Riska.
Musycab III PC IMM OKU Timur turut dihadiri Ketua PDM OKU Timur H. Prioyitno, S.Pd., M.M., perwakilan PDA OKU Timur, Senior IMM OKU Timur sekaligus Ketua Lazismu OKU Timur Preli Yulianto, S.P., perwakilan DPD IMM Sumatera Selatan, serta perwakilan lima komisariat peserta Musycab.
Pelaksanaan Musycab menjadi penanda berlanjutnya estafet kepemimpinan di PC IMM OKU Timur. Lebih dari sekadar pergantian struktur, forum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat konsolidasi, kaderisasi, dan komitmen bersama dalam membangun organisasi yang progresif, berkemajuan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Muhammadiyah serta masyarakat. (Prely)


Tinggalkan Balasan