PEDULIRAKYAT.CO.ID, MAKASSAR — Mahasiswa Kuliah kerja nyata UIN Alauddin angkatan 72 (KKN) membagikan mushaf Al-Qur’an kepada Mesjid, Sekolah MTS dan beberapa rumah-rumah masyarakat di Dusun Paboccengnge, Likukorong, Jokka, Topa’leo, Seka, Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantaran Kab Bulukumba, Sabtu (19/8/2023).
Pembagian Mushaf Al-Qur’an ini merupakan kerjasama antara Mahasiswa KKN UIN 72 bekerjasama dengan Gerakan Sedekah Jariyah Makassar (GSJ).
Ashabul Kahfi Ketua Koordinator Desa KKN UIN 72 Desa Bontonyeleng mengatakan bahwa pembagian Mushaf Al-Qur’an di bulan Kemerdekaan ini merupakan kegiatan yang kami rancang sesuai melihat kondisi dan hasil Assessment kekurangan mushaf oleh karenanya melalui kegiatan ini mampu memudahkan masyarakat mendapatkan Al Qur’an dan membacanya.
“Bantuan yang kami berikan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama terlebih pada bulan kemerdekaan seperti sekarang ini,” jelas Kahfi.
Ia berharap dengan adanya pembagian Mushaf Al-Qur’an di lembaga itu bisa menjadi mendorong anak-anak menjadi insan Qur’ani.
“Semoga dengan bantuan Qur’an ini bisa menambah ketersediaan Al-Qur’an maupun menggantikan Al-Qur’an yang sudah kusam bagi masyarakat dan pelajar di desa Bontonyeleng,” jelas Kahfi.
Ketua Mesjid Saminal Huda Bustan mengatakan sejak berdiri Berpulu tahun lalu, pihaknya hanya beberapa kali mendapatkan bantuan mushaf Al-Qur’an.
Sehingga ia sangat bersyukut dan merasa terharu Mahasiswa KKN UIN bisa membantu kebutuhan masyarakat dan ini baru pertama kali dilakukan oleh mahasiswa KKN.
Selanjutnya ketua GSJ Muslimin mengatakan bahwa kami disetiap tahunya selalu mendistribusikan al Qur’an.
“Titik utama penyaluran kami adalah ke wilayah Indonesia timur dan wilayah minoritas muslim, karena kaum muslim disana sangat membutuhkan mushaf Al-Qur’an,” kata pria yang akrab disapa Muslimin ini.
Dikatakannya, setiap tahun kebutuhan Al-Qur’an di Indonesia sangat besar. Selain itu jumlah muslim yang membutuhkan Al-Qur’an lebih banyak dibandingkan yang mewakafkan.
“Sedangkan target GSJ adalah setiap masjid dan musala 10 mushaf, setiap muslim 1 mushaf. Namun, kami terus berusaha sebisa mungkin Istiqomah untuk menyalurkan Al-Qur’an setiap tahunnya,” tutupnya.


Tinggalkan Balasan