PEDULIRAKYAT.CO.ID, GOWA — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PD PM) Kota Makassar menorehkan prestasi tertinggi dengan meraih Juara 1 pada turnamen mini soccer Bakso Daengku Silaturahim Cup 2025 yang digelar di Lapangan Satria Mini Soccer 81, Gowa, Minggu 16 November 2025.
Dalam Turnamen ini, juara 1 diraih oleh PD Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar dengan nama Club PMM FC, itu setelah tim melewati persaingan ketat dari delapan peserta lain, termasuk Gombara FC, All Star United, PD PM Gowa, AMM FC, Primadeva, PW PM Sulsel, PMM FC, dan Mahaputra.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar, Muhammad Fauzan menyampaikan, bahwa kemenangan ini merupakan gambaran kualitas dan dedikasi kader muda dalam membangun prestasi di berbagai bidang.
“Kemenangan ini bukan sekadar hasil pertandingan, tetapi buah dari kerja keras, disiplin, kekompakan, dan militansi jiwa muda Muhammadiyah,” ujar Ochank.
“PMM FC tampil agresif sejak menit awal pertandingan final dengan menekan lawan dan memanfaatkan serangan cepat dari sektor sayap. Penguasaan bola dan transisi permainan yang rapi membuat lawan sulit keluar dari tekanan. Ketua Pemuda Muhammadiyah menilai seluruh proses latihan terbayar lunas melalui konsistensi permainan selama turnamen,” tambahnya.
Lanjut dijelaskan Ochank, bahwa dimensi penting lain dari keberhasilan ini, yakni peran PMM FC sebagai sarana syiar. Melalui kegiatan olahraga, kader dapat menunjukkan identitas gerakan yang berorientasi pada kebaikan.
“Kami dari PMM FC menjadi medium untuk mengembangkan syiar fastabiqul khaerat bagi Pemuda Muhammadiyah, yakni berlomba-lomba dalam kebaikan melalui jalur yang menggembirakan dan produktif,” jelas Ochank.
“Selain prestasi di lapangan, dukungan suporter turut memberi energi positif bagi PMM FC sepanjang turnamen. Saya menyampaikan apresiasi kepada para pendukung yang terus menjaga semangat para pemain. Menurutnya, atmosfer dukungan memberikan dorongan mental tambahan di saat-saat penting pertandingan,” tambahnya.
Sementara itu, Pelatih Kepala PMM FC, Syahban Nur, mengungkapkan bahwa kemenangan ini diperoleh berkat kekuatan mental dan kedekatan antarpemain, para pemain tampil disiplin serta mampu mengeksekusi instruksi dengan baik sepanjang pertandingan.
“Alhamdulillah, kemenangan ini adalah hasil kerja keras dan kebersamaan seluruh pemain. Bahwa karakter pantang menyerah menjadi aspek paling menonjol dalam performa PMM FC. Tim sudah menunjukkan perkembangan signifikan dalam penerapan strategi, terutama saat menghadapi tekanan pada pertandingan-pertandingan krusial. Setiap proses latihan selama ini terbukti memberi dampak konkret bagi peningkatan performa,” ungkap Syahban.
Lanjut Pelatih Syahban Nur, bahwa kemenangan ini bukan tujuan akhir, tetapi bagian dari perjalanan panjang pembinaan prestasi kader. Ia menyebut bahwa tim akan terus memperbaiki transisi bertahan, efektivitas serangan, dan komunikasi antarposisi agar siap menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.
“Kita akan terus berkembang, terus belajar, dan terus tampil lebih baik pada kompetisi berikutnya, turnamen ini menjadi pengalaman penting dalam mengasah ketangguhan mental dan kecerdasan bermain. Menghadapi tim-tim besar memberi banyak pelajaran mengenai adaptasi taktik dan pentingnya ketenangan dalam tekanan. Beberapa pemain senior menyebut bahwa peningkatan kualitas tim terlihat dari kesolidan pengambilan keputusan di momen krusial,” tutur Syahban.
Terakhir, Syahban menyebut, bahwa kemenangan PMM FC juga memperkuat hubungan antara pemain, pelatih, serta pengurus organisasi. Ini tidak lepas kekompakan dan komunikasi yang terjaga baik menjadi fondasi penting yang membawa tim menuju juara.
“Kami menilai, bahwa kemenangan ini sebagai bukti keberhasilan membangun budaya organisasi yang kolaboratif, dengan gelar juara Bakso Daengku Silaturahim Cup 2025. Pemuda Muhammadiyah Makassar FC menunjukkan komitmennya untuk terus berprestasi di ajang olahraga. Organisasi yang besar ini, menargetkan keikutsertaan pada turnamen regional dan nasional sebagai lanjutan upaya memperkuat kontribusi kader dalam ruang publik, sekaligus memperluas syiar kebaikan melalui prestasi,” tutupnya.


Tinggalkan Balasan