PEDULIRAKYAT.CO.ID. BULUKUMBA – Komunitas Pemuda Kampung (KOMPAK) Bontoa kembali melakukan aksi, dengan menuliskan “Traktor LOSUM dilarang lewat untuk menghidari kerusakan jalan yang lebih parah”. Itu ditulis di spanduk dan dipasang di pinggir jalanan dekat jembatan di Bontoa, Dusun Batunilamung Desa Jojjolo Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba, Selasa (13/4/2021).
Kamaluddin dari Pemuda Kampung Bontoa mengatakan, aksi ini dilakukan atas protes terhadap mobil traktor PT. LONSUM yang setiap harinya lewat di Kampung Bontoa yang bikin tambah rusak jalanan. Jika tidak ingin memperbaiki jalanan, maka lebih baik jangan lewat di jalanan Kampung Bontoa dalam hal ini, Traktor PT. LONSUM.
“Bayangkan pak, PT. LONSUM sudah puluhan tahun ada di Kampung Bontoa, dan sampai hari ini belum ada perbaikan jalanan secara total. Kami nilai Traktor PT. LONSUM ini hanya bisa merusak jalanan saat lewat, namun tidak bisa bertaggung jawab untuk memperbaikinya,” kata Kama sapaan akrapnya.
“Saat ini kami butuhkan untuk sementara, hanya sertu sekitar 20 mobil pak dan kalau tidak dikasi sertu. Kita tidak bisa lewat kalau sudah hujan karena licing sekali, apalagi saat ini musim hujan pak. Dan kami juga tidak bisa paksakan untuk pengaspalan tahun 2021 ini. Karena, kata Ketua DPRD anggaran tahun 2021 sudah ketuk palu, dan katanya ruas Aknisia Desa Jojjolo akan diprioritaskan pengasapalan di tahun 2022,” tambahnya.
Selain itu, saat dikonfirmasi Manager PT. LONSUM Estate Balombessie Hot Maruli mengungkapkan, bahwa nanti diajukan permintaannya dari Pemuda Kampung Bontoa. Bahwa jalan tersebut digunakan oleh Perusahaan PT. LONSUM.
“Nanti saya ajukan permintaanya, bahwa memang benar jalan tersebut kita gunakan, bahwa setiap hari dilewati Traktor PT.LONSUM,” ungkap Hot. (Irham/RedaksiPeduli).


Tinggalkan Balasan