PEDULIRAKYAT.CO.ID, MAKASSAR — Mahasiswa KKN Angkatan 75 UIN Alauddin Makassar Desa Jombe melakukan edukasi dan pembuatan pestisida nabati dengan menggunakan bahan dasar daun pepaya. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah ketua kelompok tani Desa Jombe, Kec. Turatea, Kab. Jeneponto pada Selasa, 20 Agustus 2024.

Sesuai dalam keterangan tertulisnya, Mahasiswa KKN Angkatan 75 UIN Alauddin Makassar itu, Jumat 23 Agustus 2024.

Bahwa, Desa Jombe merupakan salah-satu desa yang terletak di Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto dan berada di kawasan pegunungan. Masyarakat desa Jombe banyak yang bermatapencaharian sebagai petani. Akan tetapi, terdapat kendala yang sering dihadapi para petani di desa Jombe yaitu adanya hama.

Hama merupakan penyakit atau pengganggu yang dapat menimbulkan kerusakan pada tanaman sehingga mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman menjadi terganggu dan berdampak pada kerugian secara ekonomis.

Dalam usaha mengendalikan hama, para petani seringkali menggunakan pestisida kimia karena dianggap sangat efektif dalam membasmi hama. Akan tetapi, penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus dapat berdampak negatif pada lingkungan.

Dampak tersebut termasuk hama menjadi resisten, munculnya hama baru, penumpukan residu kimia, kematian musuh alami, serta pencemaran lingkungan. Selain itu, penggunaan pestisida kimia juga bisa menimbulkan masalah kesehatan bagi manusia.

Berdasarkan permasalahan di atas, maka Mahasiswa KKN Angkatan 75 UIN Alauddin Makassar Desa Jombe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto melakukan edukasi dan pembuatan pestisida nabati dari daun pepaya. Daun pepaya mengandung papain, zat aktif yang bersifat racun bagi ulat dan hama penghisap, sehingga efektif dalam mengendalikan hama.

Selain itu, getah pepaya juga menghasilkan senyawa alkaloid, terpenoid, flavonoid, dan asam amino non-protein yang sangat beracun bagi serangga pemakan tumbuhan.
Pestisida nabati berbahan dasar daun papaya ini memiliki banyak kelebihan, diantaranya bahannya mudah didapatkan, ramah lingkungan, tidak menyebabkan resisten terhadap tanaman, mengurangi biaya produksi dan bahaya bagi kesehatan manusia maupun ternak, serta mudah terurai di lingkungan.

Kegiatan edukasi dan pembuatan pestisida nabati ini dihadiri oleh beberapa warga, yaitu mulai dari kelompok tani, aparat desa, hingga masyarakat desa Jombe. Warga sangatlah antusias dalam mengikuti kegiatan ini.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk secara mandiri membuat pestisida nabati dari daun pepaya dan mengaplikasikannya pada tanaman mereka.

Stay connect With Us :