PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Komite Pencegahan dan Pengedalian Infeksi (PPI) RSUD H.Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba sukses melaksanakan sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), berlansung di Ruangan tunggu pasien, Selasa-Rabu (17-8/10/2023).

Sosialisasi perilaku CTPS ini dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur civitas beberapa elemen masyarakat dan pendidikan di Bulukumba.

Ketua Komite PPI dr. Ariani Said Culla, Sp.PK. M.Kes menjelaskan bahwa mencuci tangan adalah kegiatan yang umum dilakukan manusia di dunia. Karena membasuh tangan dengan air saja tidaklah cukup. Jadi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) upaya yang direkomendasikan untuk mencegah penyakit, dengan pertimbangan bahwa sabun mudah diperoleh dan terjangkau. Juga, air mengalir dapat diupayakan hampir di setiap rumah tangga.

“Penyelenggaraan acara ini selain memperingati hari cuci tangan pake sabun sedunia yang jatuh setiap tanggal 15 Oktober. Juga sebagai bagian dari sosialisasi budaya cuci tangan di kalangan civitas hospitalia RSUD Bulukumba yang meliputi tenaga medis, maupun non medis,” jelas dr. Ariani.

“Budaya cuci tangan di lingkungan rumah sakit sangat penting karena mampu mencegah dan menekan infeksi. Sebab rumah sakit sendiri merupakan tempat yang memiliki angka penularan infeksi yang cukup tinggi. Sehingga perlu sekali adanya sosialisasi agar kegiatan cuci tangan mampu menjadi budaya dan selanjutnya menjadi nilai,” tambahnya.

Lebih lanjut, disampaikan dr. Ariani, kesadaran masyarakat untuk mencuci tangan masih sangat rendah. Sehingga pihaknya merasa perlu adanya sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat luas untuk memahami pentingnya cuci tangan.

“Saat ini kami secara bertahap telah melakukan sosialisasi ke masyarakat seperti memberikan pemahaman kepada pasien, pengunjung rumah sakit mengenai pentingnya cuci tangan. Selain itu dalam acara sosialisasi cuci tangan pake sabun kali ini. Kami juga menggandeng beberapa sekolahan dari berbagai tingkatan yang turut memeriahkan mengingat di sekolah tempat pembentukan karakter dan perilaku dini,” ungkap dr. Ariani.

“Untuk ke depannya, melalui tim PKRS dan HUMAS (Promosi Kesehatan Tim Rumah Sakit dan Hamas), kami akan berkeliling ke sekolahan-sekolahan untuk mempromosikan pentingnya cuci tangan pake sabun,” tandas dr.Arani ketika ditemui di sela-sela acara.

Selain itu, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kab. Bulukumba Haidir, S. PdI,M.Pd. saat menghadiri sosialisasi di TK Pembina Bulukumba. Ia menyampaikan apresiasinya dengan di adakanya kegiatan cuci tangan pake sabun yang melibat siswa dan Guru apa lagi melibatkan anak-anak TK dan SD.

“Sosialisasi cuci tangan dengan pake sabun harus lebih gencar dilakukan di kalangan anak sekolah. Walaupun TK Pembina sudan rutin dan terbiasa karena sudan menjadi kampanye sekolah sehat,” ucap Haidir.

“Kita berharap agar anak -anak mengerti langka-langkanya saat cuci tangan pake sabun yang benar. Serta anak-anak mengerti pentingnya menjaga kebersihan tangan sebelum atau sesudah melakukan aktivitas baik itu di sekolah maupun di rumah,” harapnya.

Diketahui, penyelenggaraan sosialisasi cuci tangan pake sabun ini sendiri merupakan yang pertama kalinya melibatkan berbagai sekolah di Bulukumba seperti SD Negeri 3 Kasimpureng Kec Ujung Bulu dan TK Pembina Bulukumba.

Stay connect With Us :