PEDULIRAKYAT.CO.ID, MAKASSAR — Sesuai seruan aksi yang beredar, bahwa Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKMB) Unismuh Makassar dan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Sulsel Meperhati Anti Korupsi, akan melakukan aksi demonstrasi jilid 2 di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel Jln. Urip Sumoharjo Makassar, Jumat (9/8/2024).

Flayer yang tersebar, pertama dari KKMB Unismuh Makassar, Jenderal Lapangan (Erik) dalam pernyataan sikapnya;

– Mendesak Kejati Sulsel. Periksa, tangkap dan tersangkakan Kepala Dinas Perdagangan Bulukumba atas dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Pasar Sentral Bulukumba dengan nilai anggaran 33.337.169.800 Miliyar, Tahun Anggaran 2023 berpotensi terjadi kerugian Negara.

– Mendesak Kejati Sulsel. Periksa dan tersangkakan kontraktor pembangunan Pasar Sentral Bulukumba atas dugaan Tindak Pidana Korupsi yang berpotensi terjadi kerugian Negara.

Kemudian Player dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Sulsel Meperhati Anti Korupsi, Jenderal Lapangan (Andi Armayudi Syam) dalam pernyataan sikapnya;

1. Mendesak Kejati Sulsel untuk mempublikasikan proses pemeriksaan terkait dugaan temuan penyimpangan dana swakelola di Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba.

2. Mendesak Kejati Sulsel untuk melakukan Pendalaman serta meminta Kejati gandeng KPK, PPATK untuk menelusuri aliran dana yang terindikasi tidak sesuai mekanisme.

3. Meminta Kejati Sulsel untuk segera melakukan pemanggilan kepada semua anggota PANSUS LKPJ DPRD terkait dugaan temuan penyimpangan dana swakelola di Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba.

4. Meminta Kejati Sulsel untuk segera membentuk Tim investasi terkait dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan anggaran swakelola DAK 34 Miliyar di Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba.

5. Panggil dan periksa semua Kepala Sekola di Kabupaten Bulukumba yang menerima bantuan pembangunan swakelola DAK 34 Miliyar yang terindikasi ada penyimpangan dalam pengelolaan.

Itulah pernyataan sikap dari KKMB Unismuh Makassar dan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Sulsel Meperhati Anti Korupsi.

Stay connect With Us :