PEDULIRAKYAT.CO.ID, SOPPENG — Ruslan (Ketua Pemuda Muhammadiyah Soppeng) menyampaikan, bahwa aksi demonstrasi yang biasanya menjadi ruang aspirasi masyarakat kini diwarnai hal tak biasa, Ketua DPRD Soppeng turut serta turun ke jalan menyuarakan tuntutan, Senin (1/9/2025).

Kehadiran pimpinan lembaga legislatif dalam barisan demonstran menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik.

“DPRD selama ini dipandang sebagai saluran resmi rakyat untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan kebijakan. Namun ketika ketuanya ikut berdemo, publik dibuat bingung, jika wakil rakyat pun harus menyampaikan aspirasi dengan cara turun ke jalan, maka kepada siapa lagi masyarakat bisa mengadu?,”

Situasi ini menyingkap adanya kebuntuan komunikasi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, dan masyarakat. Tak sedikit warga yang menyuarakan keresahan di media sosial, menilai kondisi ini sebagai cerminan lemahnya fungsi representasi politik.

“Kami dari Pemuda Muhammadiyah Soppeng menilai, aksi Ketua DPRD Soppeng tersebut bisa dipahami sebagai simbol kekecewaan terhadap mekanisme formal yang tidak berjalan efektif. Namun di sisi lain, langkah itu juga berpotensi mengikis kepercayaan publik terhadap institusi yang seharusnya menjadi wadah resmi perjuangan aspirasi rakyat,” ujar Ruslan.

Aksi tersebut viral dalam vidio aplikasi tiktok, Ketua DPRD Soppeng beriringan dengan rombongan demonstran menuju Kantor Polres Soppeng.

Kini, masyarakat menunggu penjelasan lebih lanjut, apakah aksi tersebut sekadar simbol solidaritas, atau justru pertanda adanya krisis kepercayaan yang lebih dalam terhadap jalannya pemerintahan di daerah.

Stay connect With Us :