PEDULIRAKYAT.CO.ID, PALOPO — Bermula dari tanggal 14 dan 15 Agustus 2024 Putri Dakka (PD) memposting di akun Facebooknya informasi tentang pendaftaran Umroh Subsidi, menyampaikan pada tanggal 14 Agustus. “Bismillah sahabat FB yang dari kemarin Ibu kapan giliran sahabat Fb Umrah karena kemederdekaan seluruh prodak hekkah promo maka hari ini 15 orang tercepat Bid paket Umroh 100K batas Bid 16.000.000 diatas ini kita diskualifikasi 30 menit dari sekarang masya allah tabarakallah,” tulisnya di akun FB pada pukul 12.03.

Tidak hanya itu, besoknya pada tanggal 15 Agustus 2024 Putri Dakka merupakan calon Walikota Palopo no urut 1 itu tidak terpilih, kembali memposting di akun Facebooknya, dengan informasi tambahan pendaftaran Umroh Subsidi. “Masya Allah pagi pagi perjalanan habis sholat subuh, papa Hendra Nganro sampaikan sayang untuk umroh saya ikut juga berangkatkan 30 orang untuk paket kemerdekaan. Suami baik sadar pertama kali istrinya memudahkan followers fb yang selama ini support jaringan owner. Pemberangkatan ini saya dan suami ikut serta. Untuk 30 orang yang beruntung Bid 100K. batas Bid 16.000.000 diatas ini kita diskualifikasi. 40 menit berakhir,” tulisnya PD itu.

Dari informasi PD itu, sesuai disampaikan salah satu korban calon jamaah umroh kepada redaksi pedulirakyat.co.id, bahwa sampai ratusan orang dari berbagai daerah pendaftar dengan menjanjikan akan memberangkatkan Part 1 pada tanggal 30 November da Part 2 pada tanggal 9 Desember 2024.

“Namun sesuai faktanya, hanya 10 orang diberangkatkan dan bergabung dengan jamaah umroh dari Travel Amiraa Mekkah sejumlah 67 orang, sehingga total jamaah umroh berangkat itu 77 orang. Tapi kami sangat sayangkan karena seblumnya itu, kita dijanji berangkat semua dengan dua kali pemberangkatan yaitu tanggal 30 November dan tanggal 9 Desember, tapi hanya bohong,” jelas salah satu jamaah itu, Minggu (15/12/2024).

Sementara itu, dipastikan oleh calon jamaah bahwa yang diberangkatkan hanya 10 orang pada tanggal 30 November 2024, karena dari pihak Travel Amiraa Mekkah komunikasi langsung dengan calon jamaah itu. “Saya berangkat mendampingi jam’ah Travel bu, jam’ah bu Putri hanya sebagian kecil, 10 orang,” ucapnya pihak Travel Amiraa Mekkah sesuai percakapan lewat chat Wa itu.

Sehingga, kata korban calon jamaah itu, bahwa meskipun pihak PD menjanjikan lagi akan diberangkatnya pada tanggal di atas tanggal 9 Desember 2024, namun sudah kawatir beberapa calon jamaah, jangan sampai bakal tertunda terus.

“Sehingga kami telah sepakat untuk meminta di refund atau dikembalikan uang kami sesuai jumlah yang kami bayar. Tapi baru beberapa dikembalikan uangnya, dan beberapa orang lainnya dijanji  bahkan sudah lewat lagi dari janjinya. Sehingga sampai saat ini kami berharap kepada pihak PD, agar mengembalikan uang yang telah kami bayar itu sebanyak ratusan juta,” tegas korban itu.

Selain itu, beberapa hari lalu redaksi konfirmasi langsung kepada PD dan ibu Erni yang mengatur pemberangkatan calon jamaah PD, namun PD sama sekali belum ada konfirmasi sampai saat ini. Hanya saja ibu Erni menjawab bahwa namnya program subsidi biasanya lama baru selesai diberangkatkan semua bahkan sampai 1 tahun. “Karena ini di subsidi 50% memakai uang pribadi bukan uang pemerintah,” ujar Erni.

Namun diketahui, bahwa beberapa calon jamaah tidak mau tahu, yang jelasnya sudah lewat dari waktu yang dijanjikan mereka meminta untuk dikembalikan uangnya. Karena dari awal tidak ada penyampaian bahwa akan menunggu calon jamaah sampai satu tahunan.

Stay connect With Us :