PEDULIRAKYAT.CO.ID, CIANJUR — Bertempat di kecamatan Sukaresmi, kabupaten Cianjur, Institute Alfursan Cianjur melangsungkan acara Tarhib Ramadhan beberapa hari lalu.
Dimeriahkan dengan beragam kegiatan yang menarik, diantaranya; yaitu, penampilan seni dan perlombaan, yang ditujukan untuk santri dan santriwati Pesantren Persatuan Islam 326 Sukaresmi, dihadiri oleh warga setempat. Selain itu, penyediaan buku perpustakaan dan akan membangun markas dakwah disana, termasuk kedalam kegiatan Fursan.
Kehadiran para pengurus Fursan disambut hangat oleh warga disana, baik secara fisik dengan dibantu mempersiapkan segala hal untuk persiapan kelangsungan acara, maupun menyediakan tempat untuk beristirahat nya. Namun, sempat terjadi miscommunication antar panitia, juga antara panitia dengan warga setempat. Pengurus Fursan belum memahami penuh kultur budaya di Sukaresmi sehingga adanya kendala. Tetapi perihal itu tidak menghalangi kesuksesan acara.
“Acara ini besar, dan pastinya kendalanya pun akan besar pula,” ujar Ihsan Abdul Haq, Ketua Umum Institute Alfursan Cianjur, Selasa (6/4/21).
Benar sekali, banyak sekali permasalahan yang timbul dari beberapa pihak. Belum adanya corak khusus dari Alfursan itu sendiri, sehingga timbul beberapa pertanyaan mengenai keberadaan Fursan ini berperan dalam ranah apa dan bertujuan untuk apa. Maka dari itu perlunya sebuah gerakan khusus yang fokus pada satu program secara totalitas yang mencerminkan ciri khas dari Fursan, sehingga memudahkan dalam menjawab pertanyaan dari beberapa orang yang belum mengetahui Motivasi, Tujuan dan Harapan dari didirikannya Institute Alfursan, juga meminimalisir agar tidak berbentrokan dengan pihak manapun.
Dari problematika ini bisa dijadikan sebagai kritik pembangun bagi para pengurus Alfursan untuk senantiasa memperbaiki segala gerakan yang akan dilaksanakan kedepannya, sehingga Fursan ini dapat dikenal dan diterima dengan baik oleh masyarakat. (Zidan/RedaksiPeduli).


Tinggalkan Balasan