PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Muhammad Salman (Camat Bulukumpa) bersama Ahmad Ridha (Kepala Kantor Urusan Agama) (KUA) Kecamatan Bulukumpa. Meninjau langsung lokasi korban kebakaran di Dusun Ompoa Desa Bontomangiring Kecamatn Bulukumpa Kabupaten Bulukumba, Selasa (20/4/2021).
Diketahui, kebakaran terjadi pada hari Sabtu 10 April 2021 beberapa hari lalu diduga dari kosleting listrik. Pemilik rumah itu, atas nama Jumba Kepala Keluarga (KK) istrinya atas nama Minah. Atas kebakaran itu tidak ada korban jiwa, namun diperkirakan mengalami kerugian sekitar ratusan juta. Karena kebakaran itu, ada dua rumah terbakar, ada yang hangus rata dengan tanah dan rumah yang disampingnya juga terbakar tapi tidak sampai hangus.
Ahmad Ridha mengatakan, bahwa korban kebakaran itu perlu diberikan bantuan. Karena rumah yang 1 itu terbakar rata dengan tanah, dan rumah yang disampingnya ikut terbakar, namun tidak sampai hangus.
“Korban kebakaran ini, bagaimana bisa kita membantu mereka karena tidak ada lagi harta korban berhasil diselamatkan. Dan setelah kami dari TKP tadi saya langsung kirimkan foto-foto kami ke Kemenag Bulukumba dan ia respon baik, bersedia membantu,” kata Ahmad kepada pedulirakyat.co.id.
“Kalau untuk bantuan pembangunan pembangunan, harus kita sama-sama kita sampaikan ke pihak terkait dalam hal ini Baznas Bulukumba dan Dinas Sosial Bulukumba. Karena memang ada program pembangunan rumah bagi orang miskin, apalagi ini kena bencana, saya kira ini memungkinkan sekali untuk mendapatkan bantuan pembangunan rumah dari pemerintah,” tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Salman mengungkapkan, untuk membantu korban kebakaran itu harus semua pihak turun membantu. Khususnya warga yang ada di Desa Bontomangiring, bagaiana bisa bergotong royong membantu korban.
“Untuk membantu korban kebakaran yang ada di Desa Bontomangiring kita harus bergotong royong. Kalau bantuan pembangunan rumah dari pemerintah diharapkan, kita harus sama-sama mengawal. Mulai dari pemerintah Desa ke Pemerintah Kecamatan sampai ke Pemerintah Kabupaten,” ungkap Salman saat dimintai keterangan oleh wartawan pedulirakyat.co.id.
Selain itu, Jumba adalah korban kebakaran berharap, agar pemerintah dapat memberikan bantuan pembangunan rumah layak dihuni. Karena korban saat ini, masih tinggal di rumah-rumah tenda yang tidak layak dihuni untuk jangka panjang.
“Kuharapkanki pemerintahku semua, agar membantu kami untuk dibangunkan saya rumah yang layak kami huni untuk jangka panjang pak. Tolong bantu kami pak Bupati, tolong bantu kami pak Presiden,” harapnya. (Irham/RedaksiPeduli).


Tinggalkan Balasan