PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Rudi Toto menyampaikan bahwa sebuah terobosan system transportasi Online yang berani maju selangkah. Ojek Pinisi sebagai payung/wadah bagi driver driver yang mau mandiri dalam jasa layanan transportasin online.
Lahir dari sebuah ide akan bentuk kecintaan terhadap maha karya perahu pinisi yang menjadi lambang daerah Kabupaten Bulukumba. Dalam sebuah platform digital yang ingin menggaungkan kata pinisi. Ini sebagai bentuk rasa bangga sebagai generasi yang lahir dari Butta Panrita Lopi.
“Kami ingin menampilkan sebuah kolaborasi (a’lemo sibatu/gotong royong) lewat wirausaha platform digital ini. Pemuda pemuda Bulukumba saatnya lebih produktif. Di dalam OJEK PINISI akan lahir driver driver mandiri sebagai mitra, ada pelaku UMKM sebagai mitra. Mereka ini akan berbaur dan menciptakan sebuah aktifitas ekonomi. Dalam hal ini Ojek Pinisi menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan meningkatkan aktifitas prekonomian,” jelas Rudi Toto selaku Owner Ojek Pinisi itu.
“Aspek lain, kami melihat bahwa Kabupaten Bulukumba menjadi salah satu tujuan destinasi wisata di kabupaten Bulukumba. Kami ingin menjadi solusi transfortasi bagi para pelancong yang datang di kabupaten Bulukumba. Insya Allah kami akan hadir di tiap kecamatan atau di titik sentral tempat tempat keramaian (wisata),” tambahnya sesuai dalam keterangan rilisnya, Senin (22/4/2024).
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa disisi lain melihat ada ketimpangan persoalan bisnis kurir di daerah. Mulai dari penerbitan izin usaha yang tidak di proses dari awal, system kerja driver yang penuh tekanan yang secara tidak langsung jika dianalisa seolah olah mereka jadi ujung tombak pencari uang untuk kelompok kurir yang mereka naungi (yaitu melalui potongan admin tiap orderan), adanya indikasi indikasi driver memanipulasi pelaporan orderan yang akhirnya menimbulkan saling ketidakpercayaan antara driver dan admin/owner (pengendali full pola manual admin).
“Ojek Pinisi hadir sebagai Solusi, prinsip dasar KEMITRAAN pola azas Kegotong Royongan (dari kita, oleh kita dan untuk kita). Ada transparansi pengelolaan, semua proses kerja selalu dimusyawarahkan, proses kerja yang fleksibel, menjunjung tinggi nila nilai kesetaraan, pemberdayaan nilai nilai kearifan lokal yang sesuai norma norma sosial/agama, bernilai ASET (Program Pensiun) dan yang paling penting memiliki Legal Usaha yaitu PT. OJEK PINISI INDONESIA,” tutupnya direktur PT. OMAH DOMPEA ini.


Tinggalkan Balasan