Berita

DPRD Sulsel Setujui Hak Angket ke Gubernur, DPD IMM Sulsel Berpesan Seperti ini

329
1
Suasana rapat paripurna DPRD Sulsel. Foto:Net

PEDULIRAKYAT.CO.ID, MAKASSAR — Sidang paripurna DPRD Sulsel meloloskan penggunaan hak angket ke Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Adapun alasan pokok DPRD mengusulkan hak angket ini adalah soal realisasi APBD Provinsi Sulsel Tahun 2018-2023 dan lain-lain.

Sidang paripurna DPRD Sulsel ini digelar pukul 14.00 Wita, Senin (24/6/2019), dan dipimpin oleh Ketua DPRD Sulsel Moehammad Roem. Agenda sidang ini adalah penggunaan hak angket kepada Nurdin Abdullah.

“Saya kira dapat kita simpulkan bahwa rapat paripurna setuju untuk hak angket,” kata Roem dalam sidang.

Roem lantas meminta setiap anggota DPRD yang hadir berdiri bagi yang setuju dengan hak angket ini. Lalu, 60 anggota DPRD dari 85 kursi di legislatif ini pun berdiri memberikan dukungannya.

“Ya, hak angket terpenuhi!” kata Roem sambil mengetukkan palu sidang.

Setelah pengesahan ini, Roem segera meminta pembentukan pansus hak angket yang akan bekerja selama 60 hari ke depan. Dia juga meminta Pansus segera memeriksa Nurdin Abdullah.

“Pimpinan DPRD meminta segera dilakukan permintaan keterangan paling lambat 7 hari kerja. Panitia angket segera kirimkan surat ke Gubernur dan sekaligus menyampaikan dokumen angket untuk dipelajari,” ujarnya.

Berdasarkan syarat pengajuan usul hak angket, hak ini dapat berlanjut jika rapat paripurna dihadiri 3/4 anggota DPRD Sulsel yang berjumlah 85 orang. Dan disetujui oleh minimal 2/3 anggota DPRD yang hadir.

Adapun alasan pokok DPRD mengusulkan hak angket ini lantaran soal realisasi APBD Provinsi Sulsel Tahun 2018-2023, dan soal terbitnya SK wakil gubernur dan pelantikan 193 pejabat di lingkup Pemprov di era Nurdin Abdullah yang baru memimpin Sulsel sekitar 10 bulan.

Selain itu, Abd Gafur Ketua Bidang Hikmah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulsel merespon lolosnya hak angket DPRD Sulsel terhadap Gubernur Sulsel. Katanya, jangan sampai hanya menjadikan situasi Sulsel semakin gaduh.

“Jangan sampai kegaduhan politik yang ditimbulkan oleh hak angket yang telah disepakati oleh DPRD berlarut. Dan hanya menjadi momentum kompromi antara legislatif dan eksekutif sehingga meninggalkan kepentingan rakyat Sulsel,” ungkap Gafur kepada pedulirakyat.co.id, Selasa, 25 Juni 2019. (*)

1 KOMENTAR

  1. Semoga benar adanya pemberlakuan hak aket ini sesuai aturan dan semurni tujuannya, bukan tak percaya pada politisi hari ini, tapi kita berada pada kondisi realitas jualbeli keredibilitas untuk kepentingan yg tak berpihak pada rakyat.
    #Ribut-ributpolitik tautau tarif dasar listrik melambung tinggi.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here