PEDULIRAKYAT.CO.ID, PONTIANAK — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Barat  (Kalbar) melaksanakan Borneo Youth Camp (BYC) di Kota Pontianak, Kamis-Minggu, (11-14/5/2023).

Diketahui, kegiatan ini diikuti oleh 70 Mahasiswa yang berasal dari berbagai Universitas di Tingkat Regional, Nasional dan Internasional.

Agenda ini merupakan program kolaborasi oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Kalbar dengan OIC Youth Indonesia dan Asian African Youth Government (AAYG) yang mengangkat tema “Youth for Environmrntal Action and Sustainability”.

Adapun tujuan pelaksanaan agenda ini untuk memberikan perspektif global dalan menggali potensi para generasi muda yang siap menjadi pemimpin dengan visi peduli pada kelestarian lingkungan, menjaga toleransi dan kewirausahaan.

Ketua Umum DPP IMM, Abdul Musawir Yahya memberikan “opening spech”, ia menyampaikan bahwa agenda ini merupakan kontribusi aktif dari kaum muda dalam kepeduliaanya terhadap kelesetarian lingkungan dan pembangunan keberlanjutan di Indonesia maupun dunia.

“Agenda Borneo Youth Camp ini senapas dengan orientasi gerakan IMM yang termanifestasi pada 7 pilar gerakan IMM yang di deklarasikan di Kota Banjarmasin,” ujar Abdul, Jumat (12/5/2023) kemarin.

“Bahwa persoalan kerusakan lingkungan ini merupakan keresahan, dan pengamatan IMM atas apa yang terjadi pada negara dan global hari ini, dan ini yang menjadi tugas dan tanggungjawab intelektual kita bersama,” tambahnya.

Terakhir, dalam sambutannya Putra Sulsel itu, bahwa menghadapi momentum politik, diharapkan hasil dari kegiatan ini akan menjadi narasi dan politik nilai IMM.

Bahwa kaum muda yang terlibat di dalamnya, untuk menyuarakan kepada semua calon yang akan berkontestasi pada Pilpres 2024, agar memiliki keberpihakan yang kongkrit terhadap pelibatan anak muda ke dalam pembangunan berkelanjutan. Serta mendorong adanya kebijakan yang dapat memperbaiki kelestarian lingkungan hidup dan memangkas kesenjangan sosial melalui gerakan ekonomi hijau.

“Terlebih DPP IMM sebagai mitra kolaborasi pada kegiatan Borneo Youth Camp sebagai bagian dari upaya anak muda secara kolektif dan inklusif untuk terus meningkatkan kesadaran dan kapasitas para pemuda. Supaya bisa menjadi agen perubahan yang memberikan dampak dan kontribusi bagi pembangunan berkelalanjutan yang peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup,” tutupnya.

Agenda Borneo Youth Camp ini berlangsung selama 3 hari. Dimulai dari tanggal 12 mei 2023 sampai 14 mei 2023 dengan berbagai rangkaian agenda pemaparan materi oleh para ahli dibidangnya, FGD serta aksi penanaman pohon.

Stay connect With Us :