PEDULIRAKYAT.CO.ID, MAKASSAR — Pengurus Wilayah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Sulsel Masa Bakti 2022-2027 resmi dilantik di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar, Sabtu (11/05/2024).

Para pengurus dilantik langsung oleh Sekjend DPP AGPAII Ahmad Budiman, setelah disilahkan ke panggung oleh Muhammad Fauzan yang membacakan SK kepengurusan.

Pelantikan disaksikan Oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Kapolda Sulsel, Pangdam IV Hasanuddin, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel/Perwakilan, OPD dan SKPD Provinsi, Kepala Seksi Kemenag se Sulsel, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, penasihat DPW, serta pengurus DPD AGPAII se-Sulsel.

Pelantikan dirangkaikan dengan Dialog Bersama Satgas Wilayah Sulsel Densus 88 Anti Teror Kombespol Agung Novrianto Masloman. IK.MH, dan di lanjutkan Rapat Kerja di Aula Tudang Sipulung Rujab Gubernur Sulsel.

Ketua AGPAII Sulsel Dr. Hasanuddin mengucapkan terimakasih kepada Sekjend DPP AGPAII karena telah mengukuhkan secara resmi pengurus DPWAGPAII Sulsel periode 2022-2027.

“Terimakasih pak sekjend DPP AGPAII telah mengukuhkan kami secara resmi dan legal, sesuai dengan AD/ART di Rujab Gubernur Provinsi Sulsel. Ini adalah Sejarah bagi seluruh Guru Pendidikan Agama Islam karena di Lantik di Ruang khusus pelantikan seluruh Kepala Kepala Daerah, semoga semangat dan giro berorganisasi kita semakin semangat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” ujar Dr. Hasanuddin.

“Kami berharap kepada Pemerintah Sulsel dan Forkopimda untuk bisa jalan dan bekerja sama dalam membangun dan mencerdaskan bangsa ini khususnya di Sulawesi Selatan sampai ke pelosok pelosok negeri,” tambahnya.

Sementara itu, Ahmad Budiman sebagai Sekjend DPP AGPAII sangat mengapresiasi progres dan pergerakan DPW Sulsel yang dinilai sangat Luar biasa dan ini harus menjadi contoh bagi DPW lain.

“Selama ini Guru guru Agama ketika berkegiatan selalu di lingkup Kementerian Agama, tapi kali ini Sulsel menjadi patron dan contoh untuk DPW AGPAII lain agar bisa menjadikan Pemerintah dan forkopimda menjadi mitra bagi kita dan berjalan bersama. Karena Guru agama di anggap memiliki dua Payung yaitu kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan,” ujar Ahmad.

Sekjend DPP AGPAII, juga berpesan kepada para pengurus AGPAII Sulsel bahwa AGPAII ini adalah organisasi yang jelas yang memiliki AD/ART dan punya badan hukum yang jelas. Bahkan DPP sudah menyiapkan dewan pengurus cabang sampai di luar Negeri. Jadi jangan biarkan orang yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah AGPAII ini.

“Kepada Pemerintah dan Forkopimda, kami titipkan guru guru agama se sulsel, beliau adalah ujung tombak untuk mencerdaskan anak bangsa ini, maka tolong di perhatikan,” imbuhnya.

Selain itu, Kakanwil Kemenag Sulsel berterima kasih kepada AGPAII atas usahanya membantu pemerintah meningkatkan profesioanalisme GPAI di daerah, ini yang juga merupakan tanggung jawab kementerian agama.

“Luar biasa AGPAII ini, saya sangat apresiasi acara ini, dilakukan secara sempurnah di Rujab Gubernur dan di hadiri oleh OPD, SKPD dan Forkopimda, serta kasi kasi dari Kabupaten kota. Alhamdulillah ada 818 guru se sulsel akan di PPGkan di Tahun ini, dan Kemenag sudah serahkan ke Dinas Pendidikan Provinsi dan Kab/Kota. Ini adalah sebuah peran dari AGPAII bagai mana peningkatan kopetensi guru agama,” ungkapnya.

“Saya berharap pengurus DPW AGPAII dan GPAI di Sulsel meningkatkan SDM-nya dan menjadi penyejuk di tengah masyarakat,” tambahnya Dr. Nurjannah Mewakili Kanwil di bidang pendidikan Agama Islam itu.

Terakhir, Pj Gubernur dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus DPW AGPAII yang baru. Peran Guru Pendidikan Agama Islam sangat diperlukan dalam mengembangkan moral keagamaan siswa yang saat ini hampir terlupakan khususnya dikalanganan anak didik yang mudah terbawa arus perkembangan zaman.

“Semoga kehadiran Bapak Ibu bisa menjadi mediator sekaligus lembaga yang bisa menjadi wadah perjuangan aspirasi guru Agama Islam. Utamanya dalam hal merespon perkembangan zaman dan tetap menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Forkopimda Sulsel lainnya dalam pembangunan Pendidikan di Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Stay connect With Us :