PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Anggota DPRD Bulukumba Fraksi Gerindra Ahmad Saiful saat sosialisasi Perda Pembangunan Kepemudaan di Kelurahan Jawi-Jawi, Kamis, 8 September 2022.

“Semoga pemerintah daerah lebih jelas dalam menyediakan ruang-ruang dan fasilitas kepemudaan disetiap kelurahan/desa atau pun di kecamatan dalam mengembangkan potensi pemuda Bulukumba,” harap legislator Partai Gerindra tersebut.

Kabag HUKUM Sekda Bulukumba Asriyadi selaku pemateri pertama mengaku, regulasi ini sangat penting, sebab peran pemuda vital bagi kelangsungan bangsa dan negara.

“Perda ini bertujuan agar dapat menciptakan pemuda disini sebagai agen perubahan, sosial control, untuk itu Perda ini agar mampu menciptakan pemuda yang lebih kreatif, pemimpin masa yang akan datang,” ungkapnya.

Sementara itu, pemateri kedua, Kabid Kepemudaan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Bulukumba, Andi Akhmad Natsir , menjelaskan pemuda dalam sejarahnya baik dalam pandangan Islam dan bangsa Indonesia sendiri peran pemuda telah dibuktikan dengan lahirnya sumpah pemuda 28 Oktober 1928 dimana pemuda memiliki peran penting sebelum Indonesia merdeka.

“Bung Karno mengatakan jangan sekali-kali melupakan sejarah, kenapa karena sejarah itu harus dijadikan pelajaran untuk masa depan,” ujarnya.

Turut hadir dalam sosialisasi Perda Pembangunan Kepemudaan diantaranya Lurah Jawi-Jawi H. Ahkdiar, Kapolsek Bulukumpa Iptu Abdul Rahman Mubin, Batulog Koramil Bulukumpa Serma Amrullah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh wanita serta masyarakat lingkungan Bara-Barae Kelurahan Jawi-Jawi Kecamatan Bulukumpa.

Semoga pemerintah daerah lebih jelas dalam menyediakan ruang-ruang dan fasilitas kepemudaan disetiap kelurahan/desa atau pun di kecamatan dalam mengembangkan potensi pemuda Bulukumba,” harap legislator Partai Gerindra tersebut.

Kabag HUKUM Sekda Bulukumba Asriyadi selaku pemateri pertama mengaku, regulasi ini sangat penting, sebab peran pemuda vital bagi kelangsungan bangsa dan negara.

“Perda ini bertujuan agar dapat menciptakan pemuda disini sebagai agen perubahan, sosial control, untuk itu Perda ini agar mampu menciptakan pemuda yang lebih kreatif, pemimpin masa yang akan datang,” ungkapnya.

Sementara itu, pemateri kedua, Kabid Kepemudaan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Bulukumba, Andi Akhmad Natsir , menjelaskan pemuda dalam sejarahnya baik dalam pandangan Islam dan bangsa Indonesia sendiri peran pemuda telah dibuktikan dengan lahirnya sumpah pemuda 28 Oktober 1928 dimana pemuda memiliki peran penting sebelum Indonesia merdeka.

“Bung Karno mengatakan jangan sekali-kali melupakan sejarah, kenapa karena sejarah itu harus dijadikan pelajaran untuk masa depan,” tutupnya.

Diketahui, hadir dalam sosialisasi Perda Pembangunan Kepemudaan diantaranya Lurah Jawi-Jawi H. Ahkdiar, Kapolsek Bulukumpa Iptu Abdul Rahman Mubin, Batulog Koramil Bulukumpa Serma Amrullah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh wanita serta masyarakat lingkungan Bara-Barae Kelurahan Jawi-Jawi Kecamatan Bulukumpa.

Stay connect With Us :