PEDULIRAKYAT.CO.ID, SINJAI — Beberapa hari lalu Personel Polres Kabupaten Sinjai berhasil mengamankan 3 mobil truck, yang sedang membawa BBM subsidi jenis solar.
Dikonfirmasi langsung AKBP Rachmat Sumekar selaku Kapolres Kabupaten Sinjai, dengan menanyakan, bahwa BBM subsidi jenis solar itu dari mana.? Ia menjawab dengan singkat, dengan mengatakan, BBM dari Bulukumba.
“BBM dari Bulukumba,” ucapnya secara singkat sambil berucap lagi, lengkapnya langsung ke Kasat iya.
Sementara itu, redaksi pedulirakyat.co.id langsung konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Syamsuddin, dengan menanyakan bahwa siapa-siapa sudah diperiksa dan SPBU dimana mengambil barang itu.?. Ia mengungkapkan, bahwa barang itu dari SPBU di Bulukumba.
“SPBU di Bulukumba, dan saya kurang monitor SPBU apa saja, tapi lebih jelasnya kita hubungi Kanit Tipidter pak Asfar. Karena mereka dengan anggota ke Bulukumba memeriksa,” ungkap Syamsuddin dalam keterangan tertulisnya.
Selain itu, AIPDA Asfar, SE selaku Kanit Tipidter Polres Sinjai dikonfirmasi langsung pada hari yang sama, dengan meminta penjelasan terkait proses penanganan kasus tersebut. Ia menjelaskan, bahwa sudah ada 4 operator pihak SPBU di Bulukumba sudah dimintai keterangan.
“Ada 4 operator pihak SPBU di Bulukumba yang telah saya ambil keterangannya pak, di SPBU Tanete, SPBU Kirasa, SPBU Caile dan SPBU di Kota yang di jalur 2 untuk nama-namanya saya lupa, dan ada di berkas pak,” jelas Asfar kepada redaksi pedulirakyat.co.id, Minggu (22/1/2023).
“Jadi sesuai keterangan pelangsir, solar itu diambil oleh pelangsir dengan menggunakan mobil (diisi ketangki mobil), jadi operator tidak mengetahui kalau solar itu disalah gunakan,” tambahnya Asfar dengan meniru perkataan pelangsir tersebut.
Lanjut Asfar, bahwa pelangsir inisial AB, AG, IP, AW dan HN, mereka lah yang mengumpulkan barang. Kemudian sopir yang ditemukan di Sinjai hanya mengangkut, pemilik barang itu atas nama Lel.AB dan Per. IR. Terkait, jumlah yang sudah diperiksa atau yang terlibat ke tiga mobil truck yang diamankan adalah pastinya di atas 10 orang.
“Nanti saya kasi info untuk jumlah yang sudah diperiksa pak yah, karena saya lupa jumlahnya, yang pastinya sudah di atas 10 orang,” tambahnya.
Selanjutnya, redaksi pedulirakyat.co.id konfirmasi langsung kepada ke empat pihak SPBU, yang disebutkan oleh Kanit Tipidter. Bahwa sumber barang tersebut, berasal dari ke empat SPBU yang ada di Bulukumba. Yakni, SPBU Tanete, SPBU Kirasa, SPBU Caile dan SPBU di Kota yang di jalur 2.
Rahman, selaku Manager SPBU Caile, ia menanggapi bahwa sesuai laporan tersebut menggunakan mobil ttruck keliling ambil solar di semua SPBU Bulukumba.
“Ini saya dapat info kemarin langsung dari polres Sinjai. Kalau cara mengambil mereka menggunakan mobil truck yang keliling ambil solar di semua SPBU Bulukumba,” ujar Rahman, Senin (23/1/2023) kemarin.
Kemudian, Heri selaku Manager SPBU Tanete, katanya ia kurang tahu soal sopir truck yang diamankan oleh Polres Sinjai dan membawa BBM subsidi jenis solar.
“Kalau yang ditangkap di Sinjai kurang tau juga pak, tapi di SPBU kami tetap melayani sesuai dengan surat rekomendasi,” ucap Heri.
Untuk, pihak SPBU Kirasa dan dan pihak SPBU di jalur 2, belum memberikan tanggapan sehingga berita ini diterbitkan.
Sesuai diberitakan sebelumnya, bahwa dari 3 mobil truck tersebut, diperkirakan BBM subsidi jenis solar itu kurang lebih 30 ton. Karena, kalau 12 ton 1 mobil truck, maka jumlahnya 36 ton, kemudian itu semua diamankan pihak Polres Sinjai, namun, kini redaksi masih telusuri kepastian jumlahnya.
Jadi, untuk pelaku ditersangkakan, maka saat ini masih tunggu dari ahli migas. Soal waktu pemeriksaan ahli migas, pihak Polres Sinjai tidak menyampaikan kepastian waktunya, intinya kata pihak Polres Sinjai masih menunggu balasan surat dari ahli migas.


Tinggalkan Balasan