Berita

Bupati Bulukumba Segera Dipanggil Kejati Sulsel Terkait Dugaan Penyimpangan DAK 49 M

1326
0

PEDULIRAKYAT.CO.ID, MAKASSAR —  BupatiBulukumba Andi Sukri Sappewali akan dipanggil Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar terkait kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran

DAK Rp 49 miliar sebagaimana diungkapkan oleh Kepala seksi penerangan hukum (Kasipenkum) Kejati Sulsel, Salahuddin saat ditemui dikantor Kejati Sulsel, Kamis (25/07/19).

Advertisement

“Tim penyidik, telah menetapkan agendanya mengenai hari dan tanggalnya, intinya nantikita tunggu waktu saja untuk disampaikan kapan kepastiannya,” jelas Salahuddin.

Kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi bendungan dan irigasi di Kabupaten Bulukumba lanjut Salahuddin tersebut saat ini sudah dalam tahap sidik.

Tim penyidik sebelumya (24/7/2019) telah memanggil Andi Ichwan untuk dimintai keterangan sebagai saksi pelapor yang diyakini menyimpan beberapa bukti keterlibatan orang nomor satu di Kabupaten Bulukumba tersebut.

Saat memenuhi panggilan penyidik Ichwan didampingi enam orang anggota dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Penyidik juga telah mengagendakan pemeriksaan terhadap Amir Bakriyadi selaku Dirut PT Jonjoro yang namanya kerap disebut terlibat, namun sayangnya ia berhalangan hadir lantaran ada urusan penting sebagaimana disebutkan dalam pesan tertulisnya kepada penyidik sehingga penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Amir Bakriyadi.

Terlibatnya orang nomor satu di Bulukumba dalam kasus ini cukup menyita perhatian publik, khususnya dari kalangan aktivis. Pasalnya, nama Bupati Bulukumba, Andi Sukri Sappewali kerap disebut sebagai aktor dalam perkara tersebut sehingga pihak Kejati Sulselbar mendapat desakan aktivis agar segera menetapkan bupati Bulukumba sebagai tersangka.

Kepala Kejaksaaan Tinggi (Kajati) Sulselbar, Firdaus Dewilmar sebelumnya telah menyatakan  komitmennya untuk mempercepat penanganan perkara yang berjalan.

Diketahui proyek tersebut diperuntukkan untuk peningkatan fungsi bendungan dan irigasi, serta sarana penyediaan air DAM/Bendungan melalui proyek rehabilitasi jaringan bendungan dan irigasi yang tersebar di 27 titik lokasi, di Kabupaten Bulukumba melalui surat rekomendasi Bupati Kabupaten Bulukumba, tentang permohonan dana DAK tambahan APBN-P tahun 2017, tanggal 4 Mei 2017.

Advertisement

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here