PEDULIRAKYAT.CO.ID, MAKASSAR — Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PWNA) Sulawesi Selatan menggelar Bedah Buku berjudul “Zakat untuk Korban Kekerasan Perempuan dan Anak” karya Yulianti Muthmainnah, S.H.I., M.Sos, pada Jumat (29/08/2025) di Gedung Serbaguna ‘Aisyiyah Sulsel, Jl. Gunung Bulu Saraung No. 93, Kota Makassar.

Kegiatan ini dilaksanakan sebelum pembukaan resmi Pelatihan Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan, sebagai rangkaian awal yang memberikan pencerahan intelektual sekaligus refleksi sosial bagi seluruh peserta.

Hadir sebagai penulis buku, Yulianti Muthmainnah, yang juga Ketua PSIPP Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya menghubungkan instrumen zakat dengan perlindungan korban kekerasan, khususnya perempuan dan anak.

“Zakat selama ini dipahami sebatas kewajiban ibadah, tapi secara kontekstual ia juga memiliki kekuatan sosial yang besar untuk melindungi kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak korban kekerasan. Buku ini hadir sebagai tawaran solusi keumatan,” ujar Yulianti, sesuai keterangan rilisnya,

Bedah buku ini juga menghadirkan dua penanggap, yakni Hj. Andi Minra, S.H. (Kepala DP3A DALDUK KB Sulsel) dan Drs. H. Abbas Alauddin, S.H., M.Mr. (Ketua BAZNAS Kab. Gowa). Dalam tanggapannya, Hj. Andi Minra menegaskan:

“Kehadiran buku ini membuka cakrawala baru bahwa persoalan kekerasan tidak hanya selesai di ranah hukum, tetapi juga membutuhkan intervensi sosial dan dukungan sosial melalui penyaluran dana umat melalui zakat, infaq dan dana sosial lainnya.

Sementara itu, Drs. H. Abbas Alauddin menekankan bahwa BAZNAS siap membuka ruang kolaborasi untuk mengimplementasikan gagasan zakat yang lebih berpihak kepada korban kekerasan.

“Gagasan ini patut ditindaklanjuti dalam kebijakan dan praktik penyaluran manfaat zakat di lapangan. BAZNAS tentu tidak bisa menutup mata terhadap persoalan kemanusiaan seperti ini,” tuturnya.

Moderator kegiatan, Hilda Hafid, S.Pd., M.Pd., memandu jalannya diskusi dengan dinamis hingga menghasilkan berbagai rekomendasi pemikiran.

Melalui bedah buku ini, PWNA Sulawesi Selatan berharap para kader dan peserta pelatihan dapat memperkaya wawasan serta semakin mengokohkan komitmen dalam perjuangan membela hak-hak perempuan dan anak.

Stay connect With Us :