PEDULIRAKYAT.CO.ID, MAKASSAR — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar bertamu ke Kepala BNN Provinsi Sulsel Brigjen Budi Sajidin.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kepala BNN Sulsel Jalan Manunggal No.22, Maccini Sombala, Tamalate, Makassar Kamis (27/2/2025) siang.
Rombongan Pemuda Muhammadiyah Makassar dipimpin Ketua PD Muhammad Fauzan, ia menyampaikan, BNN bekerja sama Pemuda Muhammadiyah untuk mengambil peran membina warga binaan di Lapas narkotika.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan memorandum of Understanding (MoU) antara Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar dengan Badan Narkotika Nasional BNN,” ujar Ochank sapaan akrabnya Muhammad Fauzan itu.
Dalam perjanjian Kerja sama itu, PD Pemuda Muhammadiyah Makassar siap menjadi mitra BNN untuk pencegahan narkotika dan barang terlalarang Lainnya.
Pemuda Kota Makassar Muhammadiyah meneken MoU dengan BNN untuk membina warga binaan di lapas.
Ochank dkk siap terjun dan terlibat langsung dalam pencegahan narkotika.
Langkah yang diambil seperti menjadikan materi BNN ini untuk masuk ke dalam Mata Pelajaran Muatan Lokal di sekolah dan kampus.
Kedua pemuda Muhammadiyah juga ingin terlibat langsung dalam rehabilitas para tahanan.
“Salah satunya siap menjadi Fasilitator dalam rumah tahanan untuk memberikan materi materi keagamaan,” kata Fauzan.
“Insya Allah kami akan meelaksanakan Baitul Arqam Pemuda Muhammadiyah di dalam lapas, materi materi Baitul Arqam yang kita masukkan tidak terlepas dari materi materi Rehabilitasi yang sudah dimiliki oleh BNN,” tambahnya.
Di akhir pertemuan, Pemuda Muhammadiyah Makassar menerima silabus materi Sudarianto yang juga kepala Bidang rehabilitas BNN yang diinstrukksikan langsung oleh Brigjen Budi Sajidin selaku kepala BNN Prov Sulsel.
Brigjen Budi Sajidin mengapresiasi langkah dan program yang dipaparkan oleh Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar.
“Kita support niat baik pemuda muhammadiyah kota makassar ini untuk menjaga dan melindungi generasi bangsa kita, bukan hanya membantu dalam prospektif keeagamaan saja tapi juga tetap memberikan materi materi rehabilitas yang ada di BNN,” jelas Brigjen Budi.
“Semoga ini menjadi amal jariyah kita semua demi kemajuan pemuda di Bangsa kita ini,” tutupnya.
Diketahui, selain PD Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar ada 21 lembaga dan organisasi masyarakat melakukan MoU pada kegiatan tersebut.


Tinggalkan Balasan