PEDULIRAKYAT.CO.ID, MAKASSAR — Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mendesak pihak birokrasi kampus untuk segera menyelesaikan kesalahan nomor ijazah yang dialami oleh ribuan alumni, mulai dari angkatan wisuda 102, 103, dan 104. Hal ini menjadi sorotan terutama menjelang batas akhir pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024, Jumat 30 Agustus 2024.

Kesalahan nomor ijazah yang tidak sesuai dengan data di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam melengkapi berkas pendaftaran CPNS.

Salah satu Alumni UIN Alauddin angkatan 103, Amran, mengatakan dirinya dan para wisudawan angkatan 102, 103 dan 104 merasa kecewa atas kejadian ini, terlebih informasi mengenai adanya kesalahan pada nomor ijazah lambat diverifikasi dan diinformasikan.

“Jelass kecewa sama UIN Alauddin, bukan hanya saya semua kawan kawan kita wisudawan angakatan 102-104 juga merasakan hal yang sama, apalagi penyampaiannya sudah telat, seharusnya satu bulan setelah keluar ijazah sudah di koreksi,” katanya.

Lebih lanjut, salah satu Alumni angkatan 103, Sulpiana, mengatakan, seharusnya sebelum ijazah dicetak, semua data-data diverifikasi dengan teliti, karena masalah ini sangat berdampak bagi alumni yang ingin mendaftar CPNS.

“Waktu pendaftaran CPNS semakin mendesak, sementara kami telah mempersiapkan bekal untuk mengikuti seleksi tersebut jauh hari sebelumnya, termasuk ijazah karena menjadi persyaratan yang utama. Jika masalah ini tidak segera diselesaikan, kami khawatir kesempatan kami untuk mendaftar akan hilang,” ucapnya keterangan tertulisnya, Sabtu (30/8).

Dengan pendaftaran CPNS 2024 yang tinggal menghitung hari, para alumni UIN Alauddin berharap birokrasi kampus segera menyelesaikan permasalahan ini, sehingga mereka dapat melanjutkan proses pendaftaran dengan lancar dan tidak kehilangan kesempatan untuk menjadi abdi negara.

Stay connect With Us :