PEDULIRAKYAT.CO.ID, OKU TIMUR — Dijelaskan oleh mahasiswa KKN, bahwa salah satu hal yang menjadi masalah lingkungan berskala global adalah sampah plastik. Kuat, ringan, dan stabil menjadi alasan mengapa plastik banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun plastik yang banyak beredar di pasaran saat ini merupakan polimer sintetik yang terbuat dari minyak bumi dan sulit untuk terurai. Karena itu, pada umumnya sampah plastik sekali pakai seringkali akan terbakar.

Penanganan sampah plastik sekali pakai dengan cara dibakar akan menghasilkan gas karbondioksida yang memicu timbulnya efek rumah kaca dan merusak lapisan ozon. Selain itu juga, sisi kesehatan dapat memicu sel kanker pada manusia. Sementara itu, kantong plastik membutuhkan waktu 10-12 tahun untuk dapat terurai dan 450 tahun bagi botol plastik untuk dapat terurai dengan baik.

Salah satu upaya untuk mengurangi sampah plastik adalah Ecobrick. Ecobrick merupakan pemanfaatan dan daur ulang limbah plastik dengan mengolahnya menjadi suatu barang yang bisa dimanfaatkan bagi kepentingan manusia khususnya untuk lingkungan mahasiswa STKIP Muhammadiyah OKU Timur.

Adanya kondisi tersebut, Mahasiswa KKN Kelompok 2 Angkatan 2 STKIP Muhammadiyah OKU Timur diantaranya: Annisa Wulansari, Betty Triyani, Dian Meilinda Permatasari, Diana Kurnia Sari, Dwi Aji Pangestu, Erna Yuliani, Luthfiah Zahra, Lutvia Rizki Yanti, Meisy Salsadila, Nia Sulistiawati, dan Sherly Trijayanti yang dibimbing oleh Bapak E.I Pusta Siligar, M.Pd melakukan kegiatan pengolahan sampah plastik dengan Ecobrick. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di taman kampus STKIP Muhammadiyah OKU Timur.

Dosen Pembimbing KKN, E.I Pusta Siligar, M.Pd mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yaitu untuk memberikan wawasan kepada civitas akademika STKIP Muhammadiyah OKU Timur mengenai pemanfaatan sampah plastik dengan ecobrick. Karena pemanfaatan sampah plastik dengan Ecobrick ini selain dapat mengurangi sampah plastik itu juga dapat menjadi barang berguna seperti meja dan kursi di area kampus.

“Ini merupakan salah satu kampanye memberikan wawasan kepada civitas akademika STKIP Muhammadiyah OKU Timur dan masyarakat mengenai pemanfaatan sampah plastik dengan ecobrick sehingga salah satu solusi mengurangi sampah plastik. Sampah plastik dapat menjadi barang guna seperti meja dan kursi area kampus. Program kerja KKN seperti ini mengajarkan peduli lingkungan, peduli ekologi untuk OKU Timur yang asri dan bersih dari sampah,” ungkap Pusta kepada awak media Sabtu (07/10/2023).

Alat dan bahan yang dibutukan dalam pembuatan Ecobrick yaitu botol plastik 1500 ml, sampah plastik kering, penutup, gunting, dan batang kayu.

Adapun proses pembuatan Ecobrick meliputi mengeringkan sampah plastik dan botol plastik yang sudah terkumpul, isi botol plastik dengan pasir hingga botol menjadi padat, Ulangi proses hingga jumlah botol Ecobrick yang dibutuhkan terpenuhi. Selanjutnya susun botol Ecobrick menjadi barang yang diinginkan, misalnya kursi, meja, dan lain sebagainya.

Stay connect With Us :