PEDULIRAKYAT.CO.ID, BULUKUMBA — Menjelang laga final Bupati Cup 2022 di Kabupaten Bulukumba, yaitu pada hari Rabu 31 Agustus 2022 besok. Pada babak final ini yang akan berlaga yaitu Bulukumpa FC VS Kajang FC.

H. Amry (Ketua ASKAB PSSI Kabupaten Bulukumba) menjalankan, bahwa jumlah uang yyang telah diberikan pada yang juara turnament antar Kelurahan/Desa di tingkat Kecamatan. Berlangsung di 10 Kecamatan pada 1 Agustus 2022 s/d 17 Agustus 2022, yaitu sejumlah Rp. 40.000.000 plus Trophy u/ Juara 1, Juara 2 dan Juara 3 Bersama.

“Untuk antar Kecamatan di tingkat Kabupaten yang berlangsung di Stadion Mini Bulukumba pada tanggal 19 Agustus 2022 s/d besok 31 Agustus 2022 yang akan kita saksikan bersama Bulukumpa FC VS Kajang FC. Jumlah dana pembinaan Rp. 42.000.000 plus Piala Bergilir untuk Juara 1, Trophy dan Medali untuk Juara 1, Juara 2, Juara 3 Bersama, Best Player dan Top Scorer,” jelas Amry kepada pedulirakyat.co.id, Selasa (30/8/2022).

Tambahan biaya operasional Panitia, kata Amry, yaitu penyiapan Lapangan, Honor Wasit dll. Sehingga total anggaran yang digunakan sekitar Rp. 250.000.000.

“Perlu saya sampaikan, bahwa sumber dana adalah murni dari dana pribadi Bapak Bupati bukan dana APBD. Juga beberapa bantuan dari sponsor seperti PT. Argus, Kopi Dari Hati dan semua pihak yang telah membantu yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu,” kata Amry.

Sementara itu, lanjut Amry yang juga Ketua Panitia pada turnamen Bupati Cup 2022 ini, bahwa kegiatan ini adalah salah satu bentuk perwujudan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati, “Membina Generasi Muda yang berkarakter dengan menjunjung tinggi sportifitas dan Profesionalisme”.

“Disamping itu adalah kita mencari bibit-bibit pemain yang ada di Kabupaten Bulukumba, selanjutnya diberi ruang untuk berlaga di tingkat Provinsi atau Nasional.  Seperti Porprof, Liga 3, Piala Soeratin dan turnament lainnya sesuai dengan jenjang umur yang dipersyaratkan,” ujarnya.

“Ini adalah langkah awal Pemerintah melalui ASKAB PSSI Bulukumba dalam melakukan pembinaan olahraga. Khususnya Sepak Bola agar Generasi kita mengarah ke hal-hal positif dan kedepannya bisa lebih berprestasi. Kesemuanya itu saya kira butuh proses, tidak serta merta hasilnya langsung tercapai,” tutupnya.

Stay connect With Us :