PEDULIRAKYAT.CO.ID, LUWU TIMUR — Mnuai protes atas proses pemilihan Kepala dusun (KADUS) Desa Bawalipu Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur dinilai cacat.

Diketahui, proses yang berlansung dari bulan Maret-Juni 2022 tersebut menuai kritikan.

Seperti yang diungkapkan Muh.Yahya, bahwa proses yang berjalan di Kantor Camat tidak transparan panitia menutupi nilai nilai dari juri atau pewawancara.

“Kami menunggu niat baik panitia untuk memberi jawaban atas proses yang berjalan selama ini,” ungkap Yahya selaku salah satu peserta seleksi melalui rilisnya kepada pedulirakyat.co.id, Rabu (8/6/2022) malam.

Sementara itu, Anjas Djafar mengatakan, ada beberapa titik yang dinilai memunculkan kerancuan, termasuk proses yang tak transparan itu.

“Kita berharap hal-hal yang dinilai tak layak mampu mendapatkan jawaban dari pihak panitia. Kita akan ungkap Point-point mana saja yang di nilai cacat jika panitia siap membuka forum,” kata Anjas.

Selain itu, pedulirakyat.co.id konfirmasi kepada Sultan salah satu Panitia, ia menyampaikan bahwa tentunya saja siap memberikan jawaban sesuai ketentuan yang ada. Karena masa sanggah bagi calon yang keberatan dengan hasil akhir masih diberikan.

“Jadi saat ini kami menunggu surat sanggahan dari mereka, terkait proses transparansi rekapitulasi nilai tim wawancara. Saya pikir cukup terbuka disaksikan para calon, panitia dan Kepala desa,” ujar Sultan, (8/6/) malam.

“Kalau toh itu juga masih diragukan ya kami tunggu sanggahan, saya berharap semua pihak tidak berasumsi subjektif sehingga bisa melahirkan opini negatif. Karena ada ruang yang diberikan, agar kita saling meluruskan masalah,” tutupnya.

Stay connect With Us :