PEDILIRAKYAT.CO.ID, MAKASSAR – Dalam suasana duka atau kematian di suatu wilayah kamu pasti sering melihat bendera yang berwarna terpasang di depan rumah duka.

Warna bendera sebagai simbol penyampaian pesan duka, rupanya tidak selalu sama di setiap daerah. jika di jakarta umumnya bendera tanda kematian berwarna kuning, berbeda halnya di Makassar masyarakat biasa menggunakan bendera berwarna warna putih. Beberapa daerah lainpun menggunakan warna berbeda seperti masyarakat Solo yang menggunakan warna merah.

Setiap warna yang dipakai pada masing masing daerah memiliki makna tertentu. Bendera putih sendiri digunakan sebagai bendera penanda kematian karena warna putih merupakan lambang kesucian sehingga dapat diartikan bahwa ia yang berpulang sudah kembali suci. dimedan perang bendera warna putih digunakan sebagai tanda menyerah terhadap lawan peran.

Sedangkan, bendera kuning sendiri dikutip _National Geographic_ menjadi penanda kematian sudah ada sejak masa kolonoliasme belanda saat menjajah bangsa indonesia.

Bangsa Belanda memasang bendera kuning pada rumah seseorang yang terjangkit penyakit menular mematikan.

Di bagian tengah bendera kuning tersebut tertulis huruf “Q” yang berasal dari kata Quarantine yang berarti penghuni rumah tersebut tengah menjalani masa karantina. Selain itu warna kuning juga melambangkan keluhuran, semangat serta optimisme sehingga dianggap mampu memberi dorongan positif bagi mereka yang berduka.

Selain itu, diberbagai negara juga memiliki bendera yang menjadi ciri khas sebagai penanda saat ada suasan duka atau kematian.

Seperti di Eropa identik menggunakan warna hitam untuk menunjukan sedang berkabung.

Tradisi ini dimulai ketika Ratu Inggris Victoria menghadiri upacara kematian suaminya, dan ia mengenakan baju berkabung berwarna hitam.

Sejak itu, muncul tradisi bahwa warna hitam adalah lambang kesedihan dan identik saat ada suasana berkabung atau kematian diberbagai negara.

Lain di Eropa lain pula dengan masyarakat Tiongkok yang menggunakan warna putih sebagai warna dalam nuansa perkabungan. Segala perangkat dan kostum yang digunakan dalam upacara perkabungan akan di dominasi dengan warna putih mulai dari pakaian, taplak meja, lilin, lentera, tirai dll semua warna putih.

Hal ini merupakan peninggalan budaya yang dilestarikan secara turun temurun sehingga tidak ada kaitannya dengan agama tertentu. (Irham/RedaksiPeduli).

Stay connect With Us :