PEDULIRAKYAT.CO.ID, MAMUJU — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) melantik secara bersamaan tiga Pimpinan Cabang (PC) IMM di malam puncak resepsi milad IMM yang ke 57, di Aula Masjid Fastabikhul Khairat Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam), Senin (22/03/2021).
Adapun Pimpinan Cabang tersebut adalah, PC IMM Polewali Mandar, PC IMM Mamuju dan PC IMM Mamuju Tengah.
Turut hadir Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM, Abdul Musawir Yahya, Ketua PW. Muhammadiyah Sulawesi Barat, Dr. Kyai Wahyun Mawardi, Ketua PD. Muhammadiyah Mamuju, Lukman Umar, Ketua Bawaslu Sulawesi Barat, Sulfan Sulo, Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Barat, Suryansyah, Organisasi Kepemudaan tamu undangan lainnya.
Ketua DPD IMM Sulbar, Arman mengatakan dimomentum milad kali ini beda dari seperti yang biasanya, sebab resepsi milad IMM yang ke 57 dirangkaikan dengan pelantikan tiga cabang secara bersamaan,ini merupakan ikhtiar kami dalam 1 periode sehingga kami mohon doa setelah dari pelantikan ini kita akan melaunching 2 Pimpinan Cabang karateker lagi yakni Cabang Mamasa Dan Pasangkayu.
“Kami berharap tiga Pimpinan Cabang yang baru saja dilantik agar segera menyusun program-program yang strategis yang susuai dengan kondisi didaerahnya”, ucap Arman.
Ketua DPP IMM, Abdul Musawir Yahya dalam sambutannya menyampaikan
jika dibandingkan masa Rasulullah ditambah dengan masa sahabat usia IMM yang ke 57 cukuplah matang untuk menjadi pelopor perubahan peradaban, sehingga tema milad kali ini merupakan gagasan untuk menuju peradaban Islam.
“Mengapa kita ambil tema membumikan gagasan pada milad kali ini, sebab IMM harus bangkit dengan tiga konsep dan harus meraihnya, yakni kader IMM harus menguasai Ilmu pengetahuan, harus mampu secara ekonomi dan kader IMM harus beralhlak”, terang Abdul Musawir.
Sementara Ketua PD. Muhammadiyah Mamuju, Lukman Umar menegaskan IMM merupakan organisasi kader, jika tidak melaksanakan perkaderan maka ada yang salah, jadi pandemi bukanlah menjadi penghalang seorang kader IMM berhenti Mengkader.
“Pesan saya kepada adik-adik IMM utamakan adab dibanding ilmu, sebab ciri kader adalah beradab. Jika sudah beradab maka pasti ia sudah berilmu”, kata Lukman Umar.
Ketua PW. Muhammadiyah Sulawesi Barat, Dr. Kyai Wahyun Mawardi menyampaikan rasa bahagia sebab dua kegiatan pada malam ini yakni acara milad dan pelantikan tiga cabang secara bersamaan.
“Alhamdulillah IMM tumbuh dengan subur, jika dulu mau bentuk sangatlah susah sebab syaratnya harus ada tiga cabang sehingga baru bisa dibentuk DPD, dan akhirnya sekarang kita sudah menyaksikan ditiap daerah sudah ada IMM nya”, tutur Dr. Wahyun.
Melintasi abad kedua ini IMM harus tampil dengan dua gagasan, yakni gagasan at-tajdid dan at-atanwir, tambahnya. (Hadi/RedaksiPeduli


Tinggalkan Balasan